SMJTimes.com – Seorang penyanyi asal Italia, Andrea Bocelli, mengeluarkan pendapatnya terkait dengan adanya desakan berupa pembatalan konsernya yang akan dilakukan di Indonesia.
Desakan tersebut sebelumnya muncul dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap Pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk melakukan pembatalan terhadap rencana konser Andrea Bocelli.
Dalam hal ini, inisiasi tersebut muncul setelah Pemerintah RI memutuskan untuk tidak memberikan izin konser seorang musisi asal Amerika Serikat (AS), Israel Houghton, bersama dengan grup musik Israel & New Breed.
Menurut Andrea Bocelli, konsernya yang ada di Indonesia tidak ada kaitannya dengan pesan politik maupun dukungan terhadap pihak manapun.
“Keikutsertaan saya semata-mata dilandasi oleh seni dan rasa kemanusiaan yang kita miliki bersama,” ujar Andrea Bocelli dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/10/2026), dikutip dari Kumparan.
Kemudian, pihaknya juga berharap agar konsernya dapat dinikmati semua orang tanpa memandang keyakinan maupun pandangan politik, sekaligus memastikan tidak adanya pendapatan konser yang secara sengaja ditujukan untuk mendukung kepentingan politik maupun militer.
“Tidak ada rencana penggalangan dana untuk mendukung kepentingan politik ataupun militer yang berkaitan dengan konser-konser tersebut. Tidak ada pula pendapatan dari konser-konser ini yang dimaksudkan untuk tujuan tersebut,” jelasnya. (*)











Komentar