Lebih dari 60 Anggota Parlemen Desak PM Inggris untuk Mundur dari Jabatannya

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Dari total sebanyak 403 anggota Partai Buruh, tercatat sejumlah 60 lebih anggota parlemen lainnya melakukan desakan terhadap Perdana Menteri (PM) Inggris, Keir Starmer (63) untuk mengundurkan diri dari posisinya saat ini.

Dalam hal ini, desakan tersebut berdasar pada munculnya kekecewaan terhadap Starmer yang dinilai tidak dapat membuktikan janjinya untuk menjadikan partai lebih berani dan baik. Padahal, mereka berharap adanya perubahan nyata di bawah kendali kepemimpinan Starmer.

Meski demikian, Starmer disebut menanggapi desakan tersebut pada Senin (12/05/2026) dengan menjawab ketegasan komitmennya untuk memberikan bukti bahwa kritikan yang diterimanya adalah salah.

Melansir dari Merdeka, keberhasilan Keir Starmer sebagai PM Inggris pertama kali diraih ketika kemenangannya di Pemilihan Umum (Pemilu) pada Juli 2024, yang menandai berakhirnya pemerintahan Partai Konservatif selama 14 tahun.

Namun, awal masa jabatan Starmer justru dianggap sering mengeluarkan kebijakan kontroversial, hingga terlibat skandal yang berkaitan dengan pemecatan duta besar Inggris untuk Washington Peter Mandelson, akibat terungkapnya hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

Di lain sisi, Starmer justru belum mampu melakukan pendorongan terhadap pertumbuhan ekonomi yang harusnya dapat meringankan tingginya beban biaya hidup masyarakat Inggris.

Sejumlah kegagalan tersebut terbukti dalam penilaian buruk yang didapatkan dari hasil pemilu lokal dan regional terhadap 22 bulan kepemimpinan Starmer, dukungan meningkat condong pada partai sayap kanan Reform UK dan Partai Hijau, sementara Partai Buruh justru kehilangan banyak suara. (*)

Komentar

News Feed