Maskapai Lufthansa Asal Jerman Batalkan 20.000 Penerbangan Akibat Lonjakan Harga Avtur

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Sebuah maskapai asal Jerman dengan nama dagang Lufthansa mengaku akan melakukan pembatalan sebanyak 20.000 penerbangan jarak pendek hingga periode Oktober 2026, akibat lonjakan harga bahan bakar avtur.

Dalam pernyataannya, Lufthansa mengatakan bahwa langkah yang diambil tersebut diperkirakan akan menghemat sekitar 40.000 ton bahan bakar setelah kenaikan harga avtur yang mencapai dua kali lipat, akibat dampak dari pecahnya perang di Iran.

Melansir dari Antaranews, perusahaan tersebut sebelumnya telah mengalami pembatalan sebanyak 120 penerbangan per hari pada gelombang pertama yang mulai diberlakukan sejak Senin (20/04/2026) hingga akhir Mei 2026.

Pengambilan keputusan ini menyusul adanya pengumuman pihak Lufthansa pada 16 April 2026 lalu yang mengaku akan melakukan penarikan secara permanen terhadap sebanyak 27 pesawat operasional dari unit Lufthansa CityLine mulai 18 April 2026.

Ketika tengah melakukan sejumlah upaya untuk membatasi kerugian secara lebih lanjut, aksi mogok akibat perang di Timur Tengah itu justru lebih mengganggu disusul dengan adanya lonjakan biaya bahan bakar avtur.

Atas kondisi tersebut, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), Fatih Birol, pada Kamis (16/04/2026), mengeluarkan imbauan atas kemungkinan Eropa yang hanya akan memiliki persediaan bahan bakar jet untuk sekitar enam pekan jika gangguan pasokan saat ini terus berlanjut. (*)

Posting Terkait

Komentar