Konsultan Global Accenture Wajibkan Stafnya untuk Gunakan AI sebagai Syarat Promosi Jabatan

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Sebuah raksasa konsultan global bernama Accenture baru-baru ini mewajibkan para staf seniornya untuk aktif menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai syarat promosi jabatan.

Bahkan, kewajiban terkait adopsi rutin atas alat AI internal ini juga dijadikan sebagai syarat penting untuk melangkah hingga pada jabatan pimpinan, termasuk posisi associate director dan senior manager.

Melansir dari CNBC Indonesia, Juru bicara Accenture secara resmi telah mengonfirmasi terkait kebenaran laporan tersebut dengan menegaskan bahwa strategi perusahaan untuk menjadi mitra reinvensi pilihan bagi klien melalui dukungan AI.

“Strategi kami adalah menjadi mitra reinvensi pilihan bagi klien kami dan menjadi tempat kerja yang paling berfokus pada klien, didukung AI, serta hebat untuk bekerja,” jelas juru bicara Accenture, dikutip Jumat (27/02/2026).

Menurutnya, strategi tersebut juga menuntut adopsi teknologi terbaru agar perusahaan dapat melayani klien secara efektif. Dalam hal ini, ia membenarkan jika kebijakaan tersebut telah tertuang dalam email internal perusahaan.

“Penggunaan alat utama kami akan menjadi faktor yang terlihat dalam diskusi talenta,” berikut isi email internal tersebut.

Meski demikian, kebijakan penggunaan teknologi AI ini tidak diberlakukan bagi staf Accenture yang berada di 12 negara Eropa beserta karyawan yang ada di divisi terkait dengan penanganan kontrak Pemerintah Amerika Serikat (AS). (*)

Komentar