SMJTimes.com – Band rock Bring Me The Horizon (BMTH) gelar konser hari pertama di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Namun, karena alasan keamanan, konser tersebut terpaksa dihentikanpada tengah acara.
Promotor, sekaligus penyelenggara dari pihak Ravel turut mengungkapkan permohonan maafnya di tengah panggung yang dibangun di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara. Ia mengumumkan bahwa konser terpaksa berhenti dan tak dilanjutkan.
“Saya mohon maaf, kalian mau maki-maki saya nggak apa, kalian mau lempar saya nggak apa-apa show kali ini saya sudah mencoba meyakinkan bandnnya,” ungkap Ravel, dikutip dari DetikHot.
“Permasalahannya adalah kita mau berusaha yang terbaik tetapi memang pada malam ini saya minta maaf yang sebesar-besarnya sedalam-dalamnya bahwa kita nggak bisa melanjutkannya,” sambungnya lagi.
Menurut Informasi, konser bertajuk ‘Transcend Thy Self: Church of Genxsis’ tersebut telah menyajikan 11 lagu dari BMTH. Namun, usai menyanyikan lagu ‘Darkside’, promotor menyampaikan bahwa konser akan ditunda untuk beberapa waktu, sehingga penontonan diminta beristirahat.
Namun, setelah menunggu selama 30 menit, Ravel kembali naik ke panggung dan dalam penuturannya ia menjelaskan bahwa konser malam tersebut harus dihentikan.
“Kita punya masalah di stage, jadi kita harus stop show-nya malam ini,” ungkap Ravel.
Hal tersebut memicu protes dari fans yang telah membeli tiket konser tersebut. Para penonton yang emosi mulai ricuh, hingga suasana tidak kondusif lagi usai konser dihentikan.
Konser BMTH berawal pada pukul 19.40 pada hari Jumat (10/11/2023) dengan penampilan band pembuka. Kemudian, BMTH yang beranggotakan vokalis Oliver Sykes, gitaris Lee Malia, bassis Matt Kean, drummer Matt Nicholls, dan kibordis Jordan Fish naik panggung sekitar pukul 21.15 WIB.
Namun, penampilan mereka terpaksa dihentikan di saat konser harusnya masih berlangsung. (*)





Komentar