oleh

Istilah-Istilah Baru yang Berkembang di Media Sosial

SMJtimes.com – Perkembangan media sosial bisa dikatakan sangat masif. Apalagi pengguna aplikasi seperti twitter, instagram, serta facebook sebagian besar berasal dari gen-Z yang sangat terbuka dengan perkembangan teknologi dan informasi. Perkembangan tersebut tentu memunculkan istilah-istilah baru yang berkembang di media sosial.

Agar tidak kebingungan dan tidak disebut kurang up-to-date, anda perlu mengetahui beberapa istilah-istilah di bawah ini;

Spill The Tea

Pengguna media sosial seperti twitter sering kali menggunakan istilah ini untuk meminta informasi tentang gosip atau informasi yang sedang berkembang dan banyak jadi perbincangan oleh khalayak ramai.

Salty

Salty merupakan bahasa slang yang sering digunakan oleh pengguna media sosial yang berarti ‘asin’. Ungkapan ‘asin’ ini tidak diterjemahkan secara harafiah, melainkan merujuk pada seseorang yang merasa tersingggung atau dibuat kesal karena suatu hal.

Baca Juga :   Kaum Milenial Enggan Bertani Akibat Kebijakan Pemerintah

Edgy

Dalam Bahasa Inggris, edgy berarti gugup, tidak santai dan tegang. Namun, semakin berkembangnya media, istilah ini meluas menjadi ungkapan khas di dunia fashion yang berarti unik dan berbeda. Kata inilah yang kemudian dijadikan acuan pada ungkapan di media sosial, bahwa orang yang disebut edgy adalah orang yang selalu ingin tampak berbeda.

Triggered

Jika anda merasa terlalu terbawa suasana hati saat melihat postingan atau konten, maka hal tersebut adalah triggered. Namun, istilah ini memiliki makna yang lebih menjurus pada respon diri yang menimbulkan kesan trauma karena melihat sesuatu yang tidak menyenangkan.

FOMO (Fear of Missing Out)

Istilah FOMO ini menyebar di media sebagai makna ketakutan atas tertinggalnya informasi. Seseorang yang tidak bisa melepaskan diri dari ponsel karena cemas ketika tidak mengetahui berita terkini disebut dengan FOMO. Orang yang mengalami gejala FOMO ini cenderung menginginkan untuk terus terlibat pada hal-hal yang viral.

Baca Juga :   Tips Thrifting Baju agar Tidak Menyesal

Oversharing

Dalam Bahasa Indonesia, oversharing bisa diterjemahkan sebagai ‘berlebihan berbagi’. Makna istilah ini merujuk pada seseorang yang telalu membuka diri di media sosial, termasuk hal-hal yang sifatnya pribadi. Konten seperti ini biasanya berupa curhatan, keluhan, maupun membagikan postingan-posting-an yang bisa dikatakan masih di ranah privasi.

Komentar