oleh

Pada 6 Juni 1901 Putra Sang Fajar Lahir, Berikut Rekam Jejaknya

Pada 16 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda di Rengasdengklok untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun Soekarno memilih tanggal 17 Agustus 1945 karena bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Proklamasi Kemerdekaan pun dilakukan pada 17 Agustus 1945. Kemudian pada 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Soekarno menjadi Presiden pertama Republik Indonesia, sementara Hatta menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.

Saksi Bisu yang Ditinggalkan Soekarno

Soekarno meninggal dunia pada 21 Juni 1970 dan kemudian dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.

Saksi bisu yang kini terus dilestarikan adalah rumah kelahiran Soekarno. Diketahui sejak lahir hingga bangku SMP, dia tinggal di sebuah rumah kampung padat penduduk di daerah Pandean IV, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Baca Juga :   Sejarah Diperingatinya Hari Keluarga Nasional

Sejak Agustus 2020 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membeli rumah Soekarno dan menjadikannya cagar budaya. Pemkot Surabaya membeli rumah seharga Rp 1,5 miliar.

Walaupun sudah menjadi cagar budaya, rumah kelahiran Bung Karno tersebut sering ditutup dan jarang warga yang bisa masuk. Hal itu disampaikan oleh wakil pendiri komunitas Kampung Soekarno (Kampoes), Reza ‘Gundul’.

“Sejak Agustus dibeli Pemkot Surabaya memang tertutup. Hari ini dibuka, karena ada persiapan buat acara besok peringatan hari lahir, kebetulan Pak Wali Kota rawuh (datang),” jelasnya.

“Sebelum dibeli pemkot, yang punya itu tangan ke-4, atau sudah dijual sebanyak 4 kali. Dulu sebelum dibeli pemkot, warga masih bisa keluar masuk untuk melihat atau bahkan masyarakat luar bisa datang untuk masuk,” lanjutnya. (*)

Baca Juga :   Mengonsumsi Santan, Kenali Manfaat dan Risikonya

 

 

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul “6 Juni, Mengenang Kelahiran Sang Proklamator.”

Komentar