oleh

DPRD Pati Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Kenaikan Harga LPG dan Pertalite

Pati, SMJTimes.com – Sejak statement yang disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada Sabtu (2/4/2022), terkait wacana kenaikan harga pertalite dan gas LPG 3kg, menuai tanggapan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, yang dirasa membebankan masyarakat.

Melalui statement Anggota Komisi B DPRD Pati, M. Nur Sukarno, Pemerintah harus mengkaji dan mempertimbangkan kembali wacana kenaikan pertalite dan gas LPG 3kg, yang dianggapnya akan berdampak kepada ekonomi masyarakat dan menjadi beban tambahan.

“Rencana Pemerintah untuk menaikkan LPG 3 Kg dan Pertalite secara bertahap perlu di pertimbangkan secara matang. Dampak penunjang kehidupan masyarakat bawah tersebut akan menambah beban ekonomi masyarakat,” ucap Sukarno, saat dikonfirmasi SMJTimes.com, Senin (4/4/22).

Baca Juga :   Kecam Tindakan Terorisme, DPRD Pati: Mengoyak Persatuan

DPRD Pati Minta Pemerintah Kaji Ulang Wacana Kenaikan Harga LPG dan Pertalite

Ia juga menjelaskan, walaupun ada bantuan dari pemerintah sebesar Rp100.000,- per bulan, selama tiga bulan, dirasanya tidak efektif. Hal tersebut lantaran akan berdampak pada semua sektor.

“Rencana dari pemerintah tersebut akan diikuti bansos sebesar Rp100.000,- perbulan selama 3 bulan. Tetapi dampak dari kenaikan Pertalite dan LPG akan menyebabkan harga kebutuhan pokok masyarakat, sehingga bantuan sosial tersebut tidak bisa mengimbangi kenaikan harga-harga kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan belum ada rencana kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan LPG 3 Kg.

Hal itu ditegaskan Ahok dalam menanggapi wacana kenaikan harga Pertalite dan LPG 3 Kg yang sempat dilontarkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. “Belum ada (wacana kenaikan pertalite dan LPG 3 Kg, Red),” tegas Ahok kepada awak media, Sabtu (2/4/22).

Baca Juga :   Masyarakat Diminta Tak Menyalahkan Pemerintah Soal Jalan Macet

Sukarno mengimbau, supaya perintah benar-benar bijak, serta memikirkan masyarakat kalangan ke bawah.

“Dengan demikian kenaikan Pertalite dan LPG sangat mempengaruhi beban kebutuhan masyarakat bawah, maka pemerintah harus bijak dan mempertimbangkan secara matang,” tandasnya. (*)

Komentar

News Feed