oleh

KH Ali Munfaat Tutup Usia

Pati, SMJTimes.com – Kabar duka menyelimuti warga Nahdlatul Ulama Pati atau Nahdliyin Pati. Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) masa khidmah 2013-2019, KH. Ali Munfaat bin H. Marzuki meninggal dunia, Senin (15/11/2021) pukul 02.52 dini hari.

Kabar ini dibenarkan Ketua PCNU Pati saat ini, Kiai Yusuf Hasyim. Ia mengungkapkan, Kiai Ali Munfaat meninggal karena sakit dan sempat dirawat di rumah sakit pada Sabtu (13/11/2021) lalu.

“Iya benar, (KH. Ali Munfaat) meninggal dunia. Beliau sakit. Di rawat di (RS) KSH hari Sabtu setelah acara Dewan Pendidikan di Kecamatan Sukolilo,” tutur Kiai Yusuf saat dikonfirmasi SMJTimes.com.

Jenazah Kiai Ali Munfaat diberangkatkan dari rumah duka yang berada di Desa Sarirejo Gg. 7 RT. 08 RW. 01 Pati dan akan disemayamkan di Makam Desa Tawangrejo sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca Juga :   Menyoal KBM Tatap Muka, Dewan Pati: Belum Saatnya

Kiai Yusuf Hasyim mengenang kepribadian KH. Ali Munfaat yang sangat dekat dengan siapapun. Bahkan, lanjut Kiai Yusuf, seniornya di NU tersebut bisa humble dengan semua lapisan masyarakat.

Potret KH. Ali Munfaat ramah terhadap siapapun. “Beliau itu sangat merakyat, itu yang begitu melekat di benak saya. Perlakuannya terhadap siapapun tidak dibeda-bedakan,” kenang Kiai Yusuf.

Kiai Yusuf juga mengenang Kiai Ali Munfaat sebagai sosok aktivis di berbagai organisasi sosial kemasyarakatan, khususnya Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan beberapa hari sebelum meninggal, ia sempat menghadiri acara pendidikan.

“Sangat aktif dan tidak kenal lelah meskipun dalam keadaan kurang sehat. Disamping itu, ¬†beliau sosok yang patut diteladani sebagai tokoh masyarakat dan tokoh pendidikan,” tutur Kiai Yusuf.

Baca Juga :   Jalan Depan Luwes Pati Macet, Ini Penyebabnya

Dengan kepulangan KH. Ali Munfaat, menjadi duka mendalam bagi PCNU Pati. Bahkan, menurut Kiai Yusuf, KH. Ali Munfaat adalah sosok teladan yang sangat ideal bagi para kader NU.

“Kami tentunya sangat berduka cita, dan mari berdoa bersama-sama agar beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah beserta para ulama, auliya dan pejuang NU, amin,” pungkas Kiai Yusuf. (*)

Komentar