oleh

BPBD Membentuk Masyarakat Tangguh Bencana di Dukuhseti

Pati, SMJTimes.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati tahun ini kembali membentuk masyarakat tangguh bencana (Mastana) di delapan lokasi di Kecamatan Dukuhseti. Puluhan relawan ini dilatih kemampuan diri untuk beradaptasi, menghadapi, dan memulihkan lokasi dari dampak bencana alam, bencanan non alam dan bencana sosial.

Delapan lokasi tersebut diisi oleh 280 relawan. lokasi pertama berada di Desa Puncel dan Desa Wedusan dengan relawan yang berjumlah 40 orang. Lokasi kedua berada di Desa Tegalombo dengan jumlah relawan sebanyak 30 orang.

Lokasi ketiga berada di Desa Alas Dowo dan Desa Grogalan dengan Jumlah relawan 40 orang. Lokasi keempat berada di Desa Banyutowo dengan jumlah relawan 30 orang.

Baca Juga :   BPBD Rembang Melansir 4 Kecamatan Rawan Banjir

Lokasi kelima berada di Desa Ngagel dan Desa Dumpil dengan jumlah relawan sebanyak 40 orang. lokasi keenam berada di Desa Bakalan dengan Relawan berjumlah 30 orang. lokasi ketujuh berada di Desa Dukuhseti dan Desa Kembang dengan relawan 40 orang dan terakhir Lokasi kedelapan berada di Kecamatan Dukuhseti dengan jumlah relawan 30 orang yang terdiri dari karang taruna dan pemerintah kecamatan.

Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Hermain mengatakan, membentuk Mastana di Dukuhseti menjadi prioritas tahun ini lantaran beberapa desa di kawasan tersebut rawan terjadi bencana, terutama banjir biasa dan banjir bandang.

Ia menjelaskan, awalnya BPBD Pati tahun ini menargetkan akan membentuk Mastana di 13 desa namun karena terkendala refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, pihaknya hanya mampu membentuk setengahnya.

Baca Juga :   BPBD Pati Meramal Potensi Banjir Tahun Ini Rendah

“Anggaran kami sebelum refocusing Rp 650 juta, Rp 600 juta untuk Mastana dan 50 untuk apel siaga “,  ujar Hermain.

600 itu untuk 13 tempat. 12 desa di Kecamatan Dukuhseti 1 desa di kecamatan Pati Muktiharjo tapi adanya refocusing tinggal Rp 324 juta akhirnya Rp 300 juta untuk Mastana 24 untuk apel siaga.  Kami melaksanakan penghematan harusnya 6, ini saya irit bisa mencapai 8 lokasi,” papar Hermain kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantor BPRBD Pati, Sabtu (9/10/21). (*)

Komentar

News Feed