oleh

Petani Milenial Mampu Bertani secara Produktif

Pati, SMJTimes.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengharapkan petani milenial menularkan ilmu ke masyarakat sekitar agar bisa meningkatkan produktivitas di sektor pertanian.

Menurut Kepala Dispertan Kabupaten Pati Nikentri Meiningrum, dengan teknologi sekarang petani dimudahkan dalam penjualan hasil pertanian. Sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan secara produktif.

“Biasanya anak-anak milenial mengikuti perkembangan teknologi, sehingga mereka bisa menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan petani yang masih mengandalkan cara lama,” ucapnya.

Ia melanjutkan, ada beberapa petani tembakau yang mayoritas dilakoni anak muda. Awalnya mereka terpaksa jadi petani karena dia di PHK oleh perusahaan tempat ia bekerja.

“Awalnya terpaksa jadi petani sebab kena PHK oleh perusahaannya, akhirnya dia terjun ke pertanian. Ternyata setelah merasakan jadi petani, terbukti hasilnya menjanjikan,” katanya kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga :   Sebanyak 10 Ribu UMKM Pati Belum Ambil Bantuan

Kemudian, Niken meminta tolong kepada pemuda tersebut untuk menyampaikan kepada teman-teman yang lain. Sebab, apabila pertanian dikelola dengan baik, hasilnya tidak akan mengecewakan.

Malahan dimasa pandemi ini justru sektor pertanian mampu bertahan. Mulai dari sektor industri, sektor pariwisata, dan seterusnya terpengaruh oleh pandemi Covid-19,” sambungnya.

Ia menegaskan sektor pertanian sama sekali tidak terpengaruh oleh pandemi Covid-19, bahkan trennya semakin meningkat.

Petani milenial mempunyai peran penting untuk saat ini. Karena, untuk melanjutkan pembangunan di sektor pertanian dibutuhkan dukungan dari SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Untuk mensukseskan program pertanian tersebut tentu saja butuh persiapan dan sosialisasi hingga monitoring, serta evaluasi yang nantinya akan dilakukan untuk penumbuhan dan penguatan para petani milenial. Program ini merupakan program yang diinisasi oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Baca Juga :   Bantuan Sembako bagi Nelayan Pati Akan Kembali Disalurkan

Lebih lanjut Niken mengungkapkan bahwa ekspor dari nilai sektor pertanian semakin hari semakin meningkat. (*)

Komentar

News Feed