oleh

Pemilih Luar Daerah Diimbau Swab Antigen Sebelum Mengikuti Pilkades

Pati, SMJTimes.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badruddin mengimbau kepada masyarakat yang datang dari luar daerah, supaya melakukan tes Swab Antigen sebelum mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2021.

“Regulasi yang mengatur sudah tepat jika dilakukan pada masa pandemi Covid-19. Bagi pemilih yang datang dari luar daerah, baik dari luar kota, luar provinsi, maupun luar pulau supaya mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 melalui tes Swab Antigen,” ungkap Ali Badruddin kepada Mitrapost.com, Jumat (26/2/2021).

61 Pemilih Luar Daerah Diimbau Swab Antigen Sebelum Mengikuti Pilkades

Menurutnya, hak pilih warga negara harus diutamakan dalam memberi kontribusi suara pada ajang pesta demokrasi di ranah desa. Karena setiap warga negara memiliki hak dalam menentukan pilihannya.

Baca Juga :   Sudah Jatuh Tertimpa Syarat Tes PCR, Begini Nasib Biro Travel

Perlu diketahui, besaran biaya tes Swab Antigen mencapai rentang Rp350.000 sampai dengan Rp650.000. Tes jenis ini merupakan jenis tes Covid-19 yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) karena tingkat akurasinya tinggi.

Dalam pelaksanaan Pilkades Serentak 2021, Pemerintah menjalankan regulasi yang tertera dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 88/2020 tentang Pelaksanaan Pilkades di Masa Pandemi Covid-19.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah dan Satgas Covid-19 telah berupaya secara maksimal dalam membuat ketentuan pelaksanaan ajang 5 tahunan tersebut. Sehingga para pemilih diminta untuk menghargai dan menjalankannya.

“Protokol kesehatan sudah diterapkan. Pemerintah dan Satgas berupaya mengambil langkah preventif dalam menangkal Covid-19. Akan tetapi jika ada yang datang dari luar kota tanpa antisipasi tes Swab Antigen, tiba-tiba membawa virus nanti jadi tambah repot,” ujar Ali Badruddin.

Baca Juga :   Pemerintah Perlu Fasilitasi Swab Antigen Pemilih Luar Daerah

Pada peraturan tersebut sudah ada pembenahan dibandingkan perbup sebelumnya. Beberapa aturan sudah direvisi untuk disesuaikan kondisi pandemi Covid-19.

Menurutnya, di situasi Covid-19 yang paling penting bukan soal berapa biaya besar yang dikeluarkan untuk melakukan tes Swab Antigen. Namun, seberapa besar upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Pilkades 2021.

“Kalau mereka pulang untuk memilih, maka mereka sudah punya pertimbangan dalam menentukan pilihannya. Sehingga mereka perlu antisipasi dahulu melalui tes Swab Antigen secara mandiri,” ujarnya.

“Meskipun pakai uang sendiri, tapi itukan pertimbangan dan kemauan dia mau pulang memilih calon pemimpinnya,” imbuhnya. (Adv)

 

Komentar

News Feed