SMJTimes.com – Sepanjang episode terakhir, drama Korea (drakor) berjudul Perfect Crown terseret kontroversi sejarah, hingga membuat stasiun televisi MBC memutuskan untuk menghapus sejumlah adegan yang dinilai bermasalah sebagai bagian dari bentuk tanggung jawab.
Pihak MBC mengatakan bahwa sejumlah adegan yang dinilai kontroversial dari episode 11 akan segera dilakukan penghapusan dari siaran asli. Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa proses tersebut membutuhkan waktu beberapa hari.
Melansir dari Detik, sejumlah kritik mulai datang dari penonton setelah penayangan episode terakhir drakor Perfect Crown pada Sabtu, 16 Mei 2026 lalu. Dalam hal ini, kritik tersebut menyoroti sejumlah hal yang dianggap tidak akurat dengan sejarah.
Di antara sejumlah kritikan yang diberikan termasuk dengan dialog dan detail busana raja yang digunakan oleh pemeran karakter Pangerang Ian yang dimainkan oleh aktor Byeon Woo Seok pada adegan saat naik takhta.
Pada adegan tersebut, sejumlah penonton menemukan detail yang konsisten memberikan isyarat bahwa Kerajaan Korea yang ada di dalam Perfect Crown merupakan bagian dari Tiongkok, bukan kerajaan atau negara yang merdeka dan independen.
Hal tersebut terlihat dari busana yang digunakan oleh Pangeran Ian yaitu guryumyeonryugwan atau mahkota yang digunakan kerajaan bagian kedinastian Tiongkok, alih-alih shipimyeonryugwan atau mahkota yang dipakai untuk kerajaan dari negara yang independent.
Atas kritik tersebut, sutradara Park Joon Hwa mengaku bertanggung jawab atas kesalahan yang ditampilkan di layar televisi. Pihaknya menegaskan bahwa kesalahan tersebut bukan di sengaja, akan tetapi hasil dari imajinasi dan fantasi kelanjutan era Joseon antara tim produksi.
Meski begitu, terdapat sejumlah bagian yang seharusnya jadi pertimbangannya ketika melakukan penggarapan cerita. Hal itulah yang menurut dia gagal dilakukan sehingga hasil akhir penayangannya justru berujung kontroversi. (*)









Komentar