Penerbangan di Sejumlah Bandara Utama UEA Mulai Kembali Dioperasikan Secara Terbatas

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Setelah diberlakukannya penutupan wilayah udara, penerbangan mulai kembali dioperasikan di sejumlah bandara utama Uni Emirat Arab (UEA), termasuk Dubai, Abu Dhabi, dan Sharjah, dengan kapasitasnya yang masih dibatasi.

Langkah tersebut dilakukan guna bertujuan untuk membantu penumpang yang saat ini masih terhambat oleh situasi terkini di kawasan tersebut, agar dapat melanjutkan perjalanannya sesuai dengan jadwal yang diumumkan oleh pihak maskapai.

Melansir dari Detik, Otoritas Penerbangan Sipil Umum (GCAA) mengatakan bahwa pengambilan langkah ini akan melibatkan sejumlah penerbangan komersial terbatas yang akan secara resmi diumumkan oleh maskapai, hanya kepada penumpangnya yang terdampak.

Dalam hal ini, GCAA mengungkapkan sekitar 17.498 penumpang telah berhasil dipulangkan melalui 60 penerbangan. Sementara di antara maspakai UEA yang melakukan pembaruan jadwal penerbangan, meliputi Etihad Airways, Emirates, flydubai, dan Air Arabia.

Ke depannya, 80 penerbangan diperkirakan akan mulai dioperasikan per hari Rabu, 4 Maret 2026. Atas pengumuman tersebut, seluruh maskapai menegaskan bahwa penumpang hanya boleh pergi ke bandara setelah menerima pemberitahuan secara langsung.

Salah satunya, Etihad Airways yang memberikan pengumuman terkait penerbangan komersial ke dan dari Abu Dhabi tetap ditangguhkan hingga pukul 14.00 waktu setempat. Sementara, sejumlah penerbangan reposisi, kargo, dan repatriasi tetap beroperasi melalui persetujuan otoritas setempat. (*)

Komentar