SMJTimes.com – Guna menyukseskan arus mudik 2026, Google Indonesia bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan secara resmi terkait perilisan sejumlah fitur tambahan.
Dalam hal ini, di antara fitur tambahan yang dihadirkan untuk melengkapi platform Google Maps yang bisa dijadikan pilihan seperti visualisasi rute, perkiraan pembayaran harga jalan tol, offline map, hingga jadwal transportasi umum.
“Dari misalnya ingin menghindari jalan tol atau perkiraan harga di jalan tol, dan mendownload mapnya sebagai offline map, dan juga bisa melihat jadwal transportasi umum yang mencakup juga kereta api jadwalnya,” jelas Strategic Partner Development Manager, Geo Google Indonesia, Ricard Darsono.
Pada acara Informasi Arus Mudik 2026 Bersama Google Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Jasa Marga di Kantor Google Indonesia, Ricard mengatakan bahwa kolaborasi tersebut menyajikan informasi terbaru terkait rest area, pos polisi, masjid, hingga point of interest (POI) lainnya.
“Sebulan lagi bisa dipergunakan untuk merencanakan perjalanan yang sangat baik,” ucapnya, dikutip dari Detik, Jumat (13/02/2026).
Sementara, AKBP Renaldi Oktavian menjelaskan bahwa nantinya Korlantas akan berkontribusi terkait pelaksanaan manajemen rekayasa lalu lintas guna memberikan titik acuan bagi masyarakat yang merencanakan perjalanan mudik.
“Kita akan melayani masyarakat untuk bisa melaksanakan kegiatan perayaan kemudian ibadah, kemudian juga berkumpul bersama keluarga dan ini kami bekerja sama tetap Korlantas dengan Jasa Marga yang melaksanakan operator tol hampir secara keseluruhan di Indonesia,” kata Renaldi. (*)











Komentar