SMJTimes.com – Meski operasi search and rescue (SAR) terkait pencarian pendaki yang hilang bernama Yasid Ahmad Firdaus (26) telah dihentikan sejak Sabtu (31/01/2026), namun jalur pendakian Bukit Mongkrang masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Sebelumnya perlu diketahui, seorang pendaki bernama Yasid, warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, telah dilaporkan hilang pada Minggu (18/01/2026) di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu.
“Iya, jalur pendakian Bukit Mongkrang masih ditutup,” jelas Camat Tawangmangu, Eko Joko Widodo, dikutip dari Detik, Rabu (04/02/2026).
Selain pernyataan dari Camat Tawangmangu, penutupan ini juga berdasarkan pada Pengumuman dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Balai Taman Raya KGPAA Mangkunagoro I Nomor: 400.14.2.3/056/THR/II/2026 yang ditetapkan per Senin (02/02/2026.
“Penutupan dalam rangka kegiatan pemulihan ekosistem dan perbaikan jalur pendakian Bukit Mongkrang sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ucapnya.
Hal yang sama juga disebutkan oleh pengelola jalur pendakian Bukit Mongkrang, Edi Purwanto, dengan mengatakan bahwa proses pembersihan dan pemasangan rambu baru diperkirakan akan memakan waktu selama 1-2 pekan ke depan.
“Kami hari ini fokus untuk melakukan pembersihan jalur dan pemasangan rambu,” katanya.
Kemudian diberitakan sebelumnya, jalur pendakian Gunung Lawu juga ditutup per Febuari 2026, sesuai dengan Pengumuman Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Nomor P/500.13.1/11/2026.
Kepala Disparpora Karanganyar, Hari Purnomo, mengatakan, penutupan tersebut akan dilaksanakan terhitung sejak tanggal 1-28 Febuari 2026, yang meliputi jalur pendakian Lawu Via Cemoro Kandang, Cetho, Pringgodani dan Taman Saraswati. (*)











Komentar