oleh

Dewan Pati Minta Pemkab Percepat Vaksinasi Hingga Capai 100 Persen

Pati, SMJTimes.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19. hal ini dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity yang ditargetkan rampung sebelum tahun 2023.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi Nurani Keadilan Rakyat Indonesia (NKRI), Narso meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Pati untuk terus meningkatkan sasaran vaksinasi, khususnya kelompok rentan atau lansia.

Sehingga, capaian vaksinasi kumulatif dosis kedua dan lansia memenuhi target, agar Kabupaten Pati bisa turun ke PPKM Level 1.

Dewan Pati Minta Pemkab Percepat Vaksinasi Hingga Capai 100 Persen

Dalam Inmendagri terbaru menyebutkan, untuk turun ke Level 1, Kabupaten/Kota harus memenuhi capaian dosis vaksinasi keduanya minimal 70 persen. Sementara capaian vaksinasi lansia di angka 60 persen.

Baca Juga :   DPRD Pati Berharap Jamaah Haji Jadi Prioritas Vaksinasi

“Terkait masuknya Pati yang masuk ke level dua karena Pati yang belum memenuhi syarat kami berharap ini dioptimalkan untuk di dosis kedua yang masih kurang,” ungkap Anggota Dewan Pati yang juga Politisi di Partai Keadilan Sejahtera itu saat diwawancara.

Narso juga meminta agar capaian vaksinasi dosis pertama juga ditingkatkan hingga 100 persen. Ia menilai, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum bisa mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

“Ataupun warga yang belum bisa mengakses dosis pertama yang harus ditingkatkan, karena ini adalah ikhtiar kita untuk mengatasi pandemi ini sesegera mungkin,” kata Narso.

Oleh karenanya, Dinas Kesehatan diminta agar tidak bosan memberikan edukasi kepada masyarakat di lini desa untuk ikut program vaksinasi.

Baca Juga :   Zona Merah, Pemkab Pati Imbau Warga Tak Gelar Perayaan Natal

Sebelumnya, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, saat ini capaian vaksinasi kumulatif dosis pertama sudah mencapai 84,10 persen, kemudian dosis kedua sudah 57,95 persen. Sementara lansia Untuk dosis pertama 65,67 persen dan dosis kedua 42,99 persen. (*)

 

Komentar

News Feed