oleh

Optimalkan Budidaya Durian PPL Lakukan Evaluasi di Gunungwungkal

Pati, SMJTimes.com  – Tanaman durian merupakan jenis tanaman buah yang bersifat eksklusif. Karena rasanya yang nikmat dan harganya yang selangit. Oleh karenanya, menanam durian perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh agar mampu menghasilkan produk yang optimal.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Gunungwungkal berupaya melakukan pembinaan dalam rangka mengevaluasi petani durian. Evaluasi tersebut bertujuan agar petani lebih cermat dalam membudidayakan tanaman tersebut.

“Durian ini tanaman manja. Jadi budidayanya harus betul-betul diperhatikan,” tegas Med Nurhindarno selaku Koordinator BPP Kecamatan Gunungwungkal.

Pihaknya menjelaskan bahwa durian merupakan ‘King Of Fruit’. Keberhasilan dalam budidaya durian tentunya dipengaruhi banyak hal dari mulai masa tanam perlu diperhatikan dengan jeli sampai masa panen.

Baca Juga :   BKPP Pati Siapkan Anggaran Rekrutmen ASN lebih dari Rp1 Miliar

“Pada saat menanam, harus ada sambungan tanaman diatas tanah,” ungkap Med.

Kemudian petani harus memperhatikan jenis kandungan pupuk yang tepat. Menurutnya, tanaman durian tidak cocok diberi pupuk organik yang masih mentah.

“Pada saat pemupukan, paling cocok menggunakan pupuk organik yang sudah diolah. Jika pupuknya masih mentahan (berupa kotoran), tanaman akan mati,” tandas Med.

Ia melanjutkan, jika menanam durian dibutuhkan bulut agar tidak menimbulkan genangan air pasca dilanda hujan.

Selain itu, pria yang akrab disapa Med menyampaikan juga bahwa kebersihan sanitasi tanaman harus diperhatikan.

“Dalam perawatannya petani semestinya perlu lakukan pemangkasan cabang secara rutin. Karena apabila cabangnya terlalu rimbun dan daunnya banyak. Kena angin bisa ambruk,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pertanian Organik Sulit Temukan Pasar Penjualan, 3GO Wadah Pemasaran

Tidak lupa, mengenai upaya penanganan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) juga perlu diperhatikan. Pasalnya, batang tanaman ini akan sering terserang jamur ketika sudah dewasa, dan masih banyak petani yang belum menyadari.

“Jamur yang menyerang tanaman durian harus segera ditangani supaya tidak menyebar,” ujarnya.

Idealnya, petani perlu melakukan penyemprotan fungisida sebulan sekali demi memutus rantai OPT.

Hal yang paling mendasar diperhatikan petani dalam memulai budidaya tanaman durian adalah pemilihan lahan. Lahan bekas sawah kurang cocok untuk ditanami durian. Karena kandungan tanahnya terdapat banyak air. (*)

 

Komentar

News Feed