oleh

Dispertan Pati Berikan Ribuan Bantuan Bibit Kopi dan Cengkeh

Pati, SMJTimes.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Pati akan salurkan seribu bantuan batang bibit cengkeh dan seribu batang bibit kopi kepada petani di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong Kabupaten Pati untuk tingkatkan produksi tanaman tahunan lokal.

“Kita nanti akan bagikan bibit cengkeh 1.000 batang dan kopi 1.000 batang karena Desa Plukaran termasuk potensi cengkeh dan kopi sehingga perlu dikembangkan,” kata Novita Kurniawati selaku Seksi Produksi Tanaman Tahunan, Sabtu (3/4/2021).

Penyerahan bibit akan dilakukan di bulan basah sekitar Bulan Oktober dan November 2021.

Seribu bibit cengkeh diberikan kepada Kelompok Tani Margomulyo, Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, sementara bibit kopi diberikan kepada Kelompok Tani Berkah I Desa Plukaran.

Baca Juga :   Naik Kelas, Produk UMKM Pati Masuk Toko Modern

Selain membagikan bantuan bibit Dispertan Pati bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Gembong juga lakukan sosialisasi tentang budidaya cengkeh dan kopi yang efektif.

Anita mengaku, untuk tingkatkan pengetahuan para petani dalam waktu dekat para kelompok tani Desa plukaran akan diajak ke Kecamatan Cluwak untuk studi banding budidaya cengkeh.

“Rencana kami akan melaksanakan pendampingan untuk mengawal keberhasilan pengembangan tanaman cengkeh dan kopi,” imbuh Novita.

Ketersediaan komoditas cengkeh dan kopi memang menjadi prioritas Dispertan Pati tahun ini.  Cengkeh meski jarang digunakan untuk keperluan rumah tangga namun produk ini adalah andalan ekspor Indonesia untuk kebutuhan industri.

Anjlok harganya tahun lalu menyebabkan jumlah petani cengkeh berkurang. Ketika harganya merangkak naik tahun ini, momen ini dimanfaatkan Dispertan Pati untuk memberbanyak petani cengkeh di Kecamatan Gembong.

Baca Juga :   DPRD Dorong Pemkab Pati Kembangkan Wisata Waduk Seloromo

Sementara kopi robusta dari Pati adalah salah satu yang jenis kopi terbaik di Jawa Tengah, dan berkesempatan bersaing di kelas nasional. Fakta bahwa Indonesia adalah produsen komoditas kopi nomor empat terbesar dunia tentunya memberi peluang kopi daerah untuk dilirik mitra eksportir.(*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Dispertan Pati Genjot Produksi Komoditas Pangan Lokal

Komentar