oleh

Alih Fungsi Anggaran, Sarpras Ibadah Tak Maksimal

Kudus, SMJTimes.com – Plt Bupati Kudus, Hartopo, mengatakan Pemerintah Kabupaten Kudus tak dapat memaksimalkan pemberian anggaran untuk sarana prasarana peribadatan. Hal tersebut lantaran adanya alih fungsi anggaran yang memprioritaskan penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Hartopo saat safari Jumat di masjid Al-Nashr Desa Glagah Kulon Dawe Kudus.

“Akibat terkena refocusing anggaran akibat pandemi covid-19, Kami tidak dapat memaksimalkan pemberian hibah ini. Namun tetap kami prioritaskan agar rumah ibadah secara merata mendapatkan dana hibah sarpras. Semoga dapat bermanfaat walaupun dengan nominal yang tak seberapa ini,” ungkapnya.

Namun Hartopo menyampaikan bahwa pengajuan bantuan tetap dapat dilakukan secara berkala setiap 2 tahun sekali.

“Kedepanya, pengurus masjid dapat mengajukan kembali bantuan sarpras peribadatan melalui bagian Kesra secara berkala setiap 2 tahun sekali jika dirasa masih membutuhkan stimulus untuk operasional tempat peribadatan,” lanjutnya.

Baca Juga :   Diduga Alami Asam Lambung, Pendaki Gunung Kerinci Asal Padang Meninggal

Dalam safari Jumat tersebut, Hartopo juga memberikan apresiasi penerapan protokol kesehatan oleh jamaah masjid Al-Nashr Desa Glagah Kulon Dawe Kudus.

“Begitu disiplinya penerapan protokol kesehatan yang diterapkan oleh jamaah masjid, hingga penataan shaf pun begitu diperhatikan jaraknya, apresiasi atas kesadaran jamaah dalam disiplin Prokes,” ucapnya saat safari hari Jumat kemarin.

Hartopo mengatakan meskipun masih dalam tahap pembangunan akibat renovasi, masjid Al-Nashr yang kabarnya berdiri sejak tahun 1950 tetap dapat digunakan untuk kepentingan peribadatan.

“Melihat kondisi masjid ini yang masih dalam tahap pembangunan, di tengah suasana yang asri seperti ini tak mengurangi kenikmatan kita dalam menjalankan ibadah, semoga setelah selesai pembangunan akan menambah kenyamanan dan kekhusukan kita dalam beribadah,” tambahnya.

Baca Juga :   Aksi Viral Pria Asal Semarang Berbagi untuk Pengemudi Ojol

Sebagai tambahan informasi, Masjid jami’ Al-Nashr adalah masjid pertama yang berdiri di desa Glagah Kulon dan sekitarnya, dengan direnovasinya masjid ini tidak mengurangi nilai history serta dapat menambah khusuk dalam beribadah. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Kena Refocusing, Bantuan Sarpras Ibadah di Kudus Tak Maksimal”

Komentar

News Feed