oleh

Korban Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Pati Bertambah

Pati, Smjtimes.com – Warga Kabupaten Pati yang meninggal akibat terinfeksi virus corona bertambah satu lagi. Terakhir, warga Kecamatan Margorejo dinyatakan meninggal setelah mengidap Coronavirus Disease (Covid-19).

Bupati Kabupaten Pati, Haryanto mengatakan warganya ini sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi Solo.

“MD (meninggal dunia), mas. Dirawat di RS Moewardi Solo. (Asal) Kecamatan Margorejo,” ujar Haryanto yang menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pati, Senin (20/7/2020).

Haryanto mengatakan yang bersangkutan meninggal dan dimakamkan pada Minggu (19/7/2020) kemarin. Dengan menggunakan protokoler kesehatan. “Di dimakamkan kemarin, mas,” lanjut Haryanto.

Dengan bertambah satu warga meninggal dan dimakamkan dengan protokoler pemakaman jenazah Covid-19, total ada 32 jenazah dengan pemakaman jenazah Covid-19. Dimana lima diantaranya terkonfirmasi positif virus corona.

Baca juga : Pandemi Corona, Pantai Binangun Masih Ramai Pengunjung

“Total ada 5 yang meninggal. (Warga) ini dan yang meninggal warga Kecamatan Pati, Sabtu kemarin juga positif Covid-19,” tutur Haryanto.

Sementara itu, berdasarkan website GTPP Covid-19 Kabupaten Pati, covid19.patikab.co.id, pada pukul 11.21 WIB, warga Pati yang terkonfirmasi positif Covid-19 menyusut menjadi 13 orang setelah sebelumnya ada 14 pasien positif Covid-19.

Sedangkan warga Kabupaten Pati yang memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 (sebelumnya disebut ODP) ada 37 orang, pasien suspek (sebelumnya PDP) yang tengah dirawat ada 21 pasien dan warga yang masih menunggu konfirmasi (sebelumnya disebut OTG) ada 10 orang.

Istilah-istilah dalam kasus Covid-19 mengalami perubahan setelah Kementerian Kesehatan mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Keputusan ini telah dibacakan oleh Juru Bicara GTPP Covid-19 Pemerintah Pusat, Achmad Yurianto, pada konferensi pers pengumuman kasus Covid-19 di Indonesia pada Kamis (16/7/2020) kemarin. (*)

Baca juga : 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook dan instagram

Redaktur : Dwifa Okta

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *