oleh

Gelar Rapid Test, Dinkes Pati: Tantangan Kita Menemukan Penderita HIV/Aids

Pati, Smjtimes.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Pati menemukan 87 penderita HIV maupun Aids. Mereka tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Pati.

“Kalau dari jumlah HIV itu ada 39 dan 47 pemderita Aids. Mulai dari bulan Januari sampai Mei,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Pati, Ninik Trisnawati S, saat melakukan rapid test di kompleks Lorong Indah, Jumat (19/6/2020) sore.

Meskipun angkanya tergolong tinggi, namun menurutnya, penemuan ini adalah salah satu keberhasilan pihaknya dalam menanggulangi HIV/Aids. Dengan ditemukan penderita HIV lebih cepat, maka resiko penyebaran penyakit maupun resiko semakin parahnya penyakit dapat diminimalisir.

“Jadi sebenarnya lebih baik segera ditemukan HIV sebelum menjadi Aids. Kalau Aids kan sudah menjadi fase berikutnya,” lanjut Ninik.

Baca juga: Bansos Tahap II, Pemdes Boleh Tambah Kuota dengan Syarat

Tetapi, lanjutnya, karena stigma masyarakat negatif terhadap penderita HIV/Aids, banyak orang yang enggan untuk melakukan uji tes HIV/Aids. Padahal, menurutnya, keberhasilan pencegahan HIV/Aids ini salah satu indikasinya penemuan penyakit dengan cepat.

“Sebenarnya apa pun itu tesnya semakin cepat diketahui semakin cepat dikendalikan. Kan selama ini orang sudah terkena HIV kayak udah mati, kata siapa? Justru keberhasilan program penangangan HIV/Aids itu, yang HIV tetap HIV dan dapat hidup selama puluhan tahun karena dia berkenan berobat,” tutur Ninik.

Selain itu, program pencegahan ini dapat dikatakan berhasil juga dapat memutus rantai HIV dari ibu hamil ke anaknya yang dikandung. Dengan segera ditemukannya penderita HIV dari ibu hamil dan ibu tersebut mau berobat, risiko penularan kepada anaknya pun kecil.

“Kita sudah diapresiasi sebenarnya dari 10 penderita HIV itu melahirkan 8 atau 7 anak yang tidak menderita HIV. Oke angka banyak, tetapi angka kematian semakin sedikit. Tantangan kita tidak hanya menemukan orang yang terkena HIV saja tetapi mengajak mereka untuk mau berobat,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Kompetisi Liga 2 Bakal Digelar dengan Format Home Tournament

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *