SMJTimes.com – Penyiar radio Andy Cohen ungkap penyesalannya telah memicu teori konspirasi tentang menghilangnya Kate Middleton di depan umum.
“Saya hanya ingin mengatakan, saya patah hati dengan berita tentang Putri Kate, dan saya pikir seseorang di Sky News menyebut saya bodoh selama seluruh percakapan itu dan mereka benar,” kata Cohen, dilansir dari Variety.
Sebelumnya, Cohen memicu teori konspirasi tentang keberadaan Middleton di media sosial, tepatnya saat rekaman video diduga Middleton yang beredar di media sosial beberapa bulan lalu. Ia menyebarkan tweet bahwa itu bukan Kate Middleton, Princess of Wales.
“Itu bukan Kate…” tulisnya saat itu.
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk lebih baik tutup mulut dan mulai berdoa untuk kesembuhan sang putri dan raja yang sedang menderita sakit.
Sepert yang diketahui, Raja Charles mengungkapkan perjuangannya melawan kanker pada bulan Februari. Sebelum Middleton mengumumkan diagnosisnya bulan lalu, dan sempat menghilang sejak Desember 2023 karena harus melakukan serangkaian pemeriksaan dan pengobatan.
“Dan tentu saja, saya Seandainya saja aku tutup mulut dan kita semua berdoa untuk Putri Kate dan Raja Charles. Jadi, aku harus mengatakannya sejak awal. Ini adalah kesempatan pertama untuk kembali tampil di depan mikrofon langsung,” lanjutnya.
Stephen Colbert baru-baru ini juga melakukan klarifikasi karena sempat menduga tentang keberadaan Middleton yang dikaitkan dengan dugaan perselingkuhan suaminya, Pangeran William.
“Selama enam minggu hingga dua bulan terakhir, semua orang membicarakan misteri hilangnya Kate Middleton dari kehidupan publik. Dua minggu lalu, kami membuat lelucon tentang misteri itu. Ketika saya membuat lelucon itu, hal itu membuat beberapa orang kesal, bahkan sebelum diagnosisnya terungkap,” terangnya.
“Aku paham bahwa banyak leluconku yang pernah membuat orang kesal dan beberapa leluconku akan membuat orang lain kesal di masa depan, tapi ada standar yang harus aku pegang teguh, yaitu aku tidak meremehkan lelucon orang lain, (sungguh) tragis,” lanjut Stephen Colbert. (*)











Komentar