SMJTimes.com – Penerbangan sebuah maskapai asal Uni Emirat Arab (UEA), Fludubai, untuk tujuan Dubai ke Israel, secara tiba-tiba dilakukan peralihan ke Arab Saudi.
Menanggapi peristiwa tersebut, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut bahwa pilot maskapai Flydubai hendak menjatuhkan pesawatnya dan membunuh para penumpangnya.
Kemudian, sejumlah penumpang maskapai Flydubai juga memberikan keterangan yang serupa terkait dengan insiden di dalam pesawat tersebut.
Dalam gambaran yang diceritakan, mereka mengatakan bahwa ada perebutan kendali setelah pesawa secara tiba-tiba menukik tajam, hingga akhirnya kehilangan ketinggian sekitar 17.000 kaki hanya dalam waktu satu menit.
Melansir dari Detik, maskapai Flydubai mengatakan bahwa seluruh penumpang sebanyak 174 orang dengan 166 di antaranya warga Israel dinyatakan selamat. Meski demikian, pihaknya juga mengaku belum dapat mengetahui penyebab keributan yang ada di dalam pesawat.
“Selama penerbangan, saat mereka mendekati negara tujuan, salah satu pilot menikam pilot lainnya dan tampaknya mencoba menjatuhkan pesawat beserta seluruh orang di dalamnya,” ungkap PM Netanyahu dalam sebuah pesan video, dikutip Kamis (01/10/2026).
Setelah itu, Netanyahu menyebut adanya seorang penumpang asal Israel yang mencoba menerobos masuk ke kokpit saat pesawat mulai menukik dan bergulat melawan pilot yang berusaha menjatuhkan pesawat tersebut.
“Saya memberikan penghormatan kepada para pahlawan ini, yang menunjukkan kecerdikan dan keberanian luar biasa. Mereka menyelamatkan banyak nyawa; mereka mencegah terjadinya bencana besar,” jelasnya. (*)











Komentar