SMJTimes.com – Film animasi Indonesia berjudul Jumbo berhasil mendapatkan jumlah penonton sebesar 51.605 tiket dalam 13 hari sejak awal mula penayangannya di Korea Selatan pada 18 Februari hingga 2 Maret 2026.
Melansir dari CNN Indonesia, Dewan Perfilman Korea mencatatkan bahwa jumlah tiket penonton film Jumbo tersebut setara dengan pendapatannya senilai 311.164 dolar Amerika Serikat (AS) dalam hampir dua pekan penayangan.
Dalam hal ini, pencapaian tersebut berhasil menempatkan posisi film Jumbo di Korea Selatan dengan peringkat 6 box office harian selama beberapa kali, di antaranya saat awal debut dan 21 Februari sebanyak 9.260 penonton atau setara 56.924 dolar AS.
Namun setelahnya pada 25 Februari 2026, posisi film animasi Jumbo sempat merosot di peringkat 17 dengan pencapaian 722 penonton harian akibat adanya serbuan sejumlah film baru Korea, seperti 5 Centimeters per Second, Ne Zha 2, Hamnet, dan Rental Family.
Meski begitu, Korea Selatan merupakan satu dari sedikitnya 40 negara yang memegang hak distribusi internasional terkait Jumbo. Hal tersebut menjadikan perjalanan internasional dari film animasi ini masih sangatlah panjang.
Di antara Korea Selatan, film animasi Jumbo juga tengah ditayangkan di sejumlah negara lainnya seperti Rusia, Belarus, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Taiwan, dan Unit Emirat Arab (UEA).
Sementara itu, film Jumbo di negara asalnya, Indonesia, mendapatkan posisinya sebagai yang terlaris kedua sepanjang masa dengan penjualan mencapai 10.233.002 tiket, tepat di bawah film horor komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! yang mengumpulkan 10.959.123 tiket. (*)











Komentar