SMJTimes.com – Seorang produser bernama Marc Beckman, yang ikut berkontribusi dalam penciptaan film dokumenter istri dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Melania Trump, mengungkapkan hambatan yang terjadi selama penyusunan daftar putar musik untuk proyek tersebut.
Dalam hal ini, hambatan itu berdasar dari banyaknya sejumlah musisi yang menolak karyanya untuk masuk ke daftar original soundtrack (ost) film dokumenter Melania Trump, termasuk salah satunya adalah band rock raksasa Guns N’ Roses.
Penolakan ini menjadi sorotan publik, lantaran adanya perpecahan internal yang terjadi di dalam sistem band Guns N’ Roses terkait dengan sikap politik. Pada penjelasan Beckman, perizinan lagu dari band ini mengalami kegagalan akibat tidak adanya kesepakatan bulat di antara para personelnya.
“Saya akan mengatakannya secara resmi jika Anda ingin tahu. Ada musik yang coba kami dapatkan, tetapi sayangnya, ada unsur politik di dalamnya. Sebagai contoh, para personel Guns N’ Roses terpecah secara politik,” jelas Beckman, dikutip dari Detik, Kamis (05/03/2026).
Kemudian dalam tambahan penjelasannya, menurut Beckman ada satu personel yang sebenarnya memberikan lampu hijau, namun anggota yang lainnya justru menutup pintunya secara rapat.
“Ada lagu indah yang ingin kami gunakan, dan salah satu dari mereka berkata, ‘Ambil saja. Silahkan.’ Namun, yang lainnya pada dasarnya mengatakan, ‘Tidak mungkin.’ Kami butuh persetujuan semua orang. Jadi, Guns N’ Roses jelas merupakan kekecewaan bagi kami,” katanya.
Sikap keras band rock Guns N’ Roses ini diketahui bukanlah hal baru, utamanya dari sang vokalis yang bernama Axl Rose di mana selama satu dekade terakhir kerap melontarkan kritik pedas terhadap Donald Trump melalui akun pribadi media sosialnya. (*)











Komentar