SMJTimes.com – Di tengah kebuntuan pencarian upaya yang dilakukan untuk mengakhiri perang Ukraina dan konflik Palestina, Presiden Rusia, Vladimir Putin dikabarkan telah mendapat undangan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza.
Melansir dari CNBC Indonesia, undangan tersebut diketahui telah tersebar pada Senin (19/01/2026) belum lama ini, ketika perang antara Rusia-Ukraina yang terhitung berlangsung hampir empat tahun belum menunjukkan adanya tanda penyelesaian.
Sebelumnya, Trump telah berulang kali menyatakan ambisinya untuk menghentikan konflik yang dalam kondisi lapangannya disebut sebagai perang atrisi atau strategi militer berupa pelemahan lawan untuk menimbulkan kerugian terus-menerus, yang hingga kini masih kehilangan momentum.
Oleh sebab itu, Trump telah mulai bergerak dengan cara menghubungi sejumlah tokoh dunia untuk duduk dalam Dewan Perdamaian Gaza yang akan diketuai langsung oleh dirinya.
Diketahui, forum ini ditujukan untuk penyelesaian sejumlah konflik global sekaligus pengawasan tata kelola dan rekonstruksi yang ada di Gaza, Palestina.
“Presiden Putin juga menerima undangan untuk bergabung dengan dewan perdamaian ini,” jelas juru bicara Kremlin atau Kompleks Istana Rusia, Dmitry Peskov.
Meski begitu, Peskov enggan menjelaskan terkait kecenderungan Putin untuk memposisikan dirinya di tengah pilihan antara kubu penolak ataupun penerima undangan.
Namun, Presiden Belarus, Alexander Lukashenko yang merupakan sekutu dekat Rusia juga turut diundang oleh Trump untuk bergabung dalam forum Dewan Perdamaian Gaza tersebut.
Adapun, Dewan Perdamaian Gaza yang akan bertugas menjalankan 20 poin rencana untuk mengakhiri perang ini memiliki struktur yang dirancang seperti tiga tingkat pemerintahan, dengan melibatkan perwakilan dari berbagai negara, termasuk AS, Eropa, dan negara Arab. (*)











Komentar