Malaysia di Posisi Teratas ASEAN untuk Penjualan Mobil, Gaikindo Sebut Dampaknya bagi RI

Bagikan ke :

SMJTimes.comMalaysia diketahui muncul sebagai pemegang posisi teratas di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) pada penjualan mobil, disusul Republik Indonesia (RI) yang tertahan di bawahnya. Sementara, para pesaing pasar otomotif lainnya mulai tergeser.

Melansir dari Detik, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Putu Juli Ardika menganggap bahwa capaian tersebut telah melampaui proyeksi penjualan mobil domestik tahun 2025.

Pada periode Januari-November 2025, penjualan mobil Malaysia telah mencapai 720 ribuan unit. Sementara dalam periode yang sama, Indonesia baru menembus angka 710 ribuan unit. Perbedaan ini memunculkan pertanyaan terkait faktor pendorong di balik kinerja Malaysia.

Dalam hal ini, para pengamat industri memberikan penilaian tentang sejumlah kebijakan tertentu yang diterapkan berhasil memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pasar otomotif yang ada di Negeri Jiran.

“Kalau kemarin yang kita pelajari ya salah satunya dia memberikan suatu insentif yang luar biasa bagi mobil nasionalnya. Dan dia juga memberikan ya stimulus-stimulus lah ke mobil mobil nasional,” jelas Putu Juli Ardika, dikutip Rabu (07/01/2026).

Sementara, kondisi tersebut tidak bisa dianggap segele karena menyangkut daya saing regional. Ketika Indonesia terus berada dalam ketertinggalan, maka dampaknya bisa merembet pada persepsi investor terhadap industri otomotif nasional.

“jangan sampai kita jatuh di bawah, sekarang kan Malaysia paling tinggi di ASEAN. Sebab kalau sampai kita itu jatuh seperti itu, keyakinan investasinya kan akan berbeda sekali. Itu dari sisi Gaikindo,” katanya. (*)

Komentar