Berapa Cangkir Kopi yang Direkomendasikan dalam Satu Hari?

Bagikan ke :

SMJTimes.com – Sebagian orang memulai hari dengan secangkir kopi untuk mendapatkan energi dengan cepat dan mencegah kantuk. Berdasarkan banyak penelitian, kafein memang membantu tubuh lebih bertenaga, sekaligus menajamkan konsentrasi, namun perlu disadari bahwa konsumsi kafein dalam sehari memiliki batasan tertentu agar tetap aman dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya kesehatan pencernaan.

Kafein merupakan stimulan yang merangsang sistem saraf pusat untuk menghasilkan perasaan waspada sekitar satu jam setelah dikonsumsi. Kandungan ini biasanya ditemui di biji kopi, biji kakao, kacang kola, dan daun teh. Selain itu, kafein juga dapat ditambahkan ke soda, serta makanan dan minuman kemasan yang diproduksi lainnya.

Dilansir dari laman Eat This Not That, perkiraan kadar kafein yang terkandung di dalam Espresso adalah 64 mg per ons, kopi rendah kafein 2 mg per cangkir, teh hitam 47-50 mg per cangkir, teh hijau: 29-50 mg per cangkir tergantung varietas dan waktu seduhnya, Cola sebesar 34 mg per kaleng 12 ons, Diet Cola 46 mg per 12 ons kaleng dan Pepsi mengandung 38 mg per kaleng 12 ons.

Berapa banyak kafein yang aman dikonsumsi setiap hari?

Jumlah maksimum kafein yang direkomendasikan tergantung pada beberapa faktor, seperti status kehamilan, usia, kesehatan jantung, dan faktor kesehatan seperti kecemasan. Seseorang yang memiliki kondisi kecemasan disarankan untuk menghindari atau membatasi asupan kafein setiap harinya.

Food and Drug Administrations (FDA) menyatakan bahwa orang berusia dewasa harus membatasi konsumsi kafein hingga 400mg atau setara 3-5 cangkir kopi setiap harinya. Sementara itu, American College of Gynecology menyarankan ibu hamil untuk membatasi asupan kafein maksimal 200 miligram per hari, meski beberapa ahli menyarankan untuk menghindari kafein sepenuhnya. Hal ini dikarenakan kafein dapat memengaruhi kesehatan selama kehamilan.

Berikut beberapa akibat terlalu banyak mengonsumsi kafein;

  • Kejang dan detak jantung meningkat
  • Risiko kesehatan kandung kemih pada wanita
  • Sulit tidur
  • Kecemasan, gelisah, dan mudah tersinggung
  • Sakit pencernaan, seperti diare
  • Sakit kepala

Bagaimana merasa berenergi tanpa kafein?

Untuk mendapatkan energi selain mengonsumsi kafein, anda dapat melakukan hal-hal berikut;

  • Olahraga secara rutin
  • Berjemur di bawah matahari pagi (dengan perlindungan sunscreen)
  • Pastikan terhidrasi dengan baik
  • Prioritaskan tidur yang cukup dan berkualitas
  • Nikmati camilan tengah hari yang menyediakan keseimbangan karbohidrat, protein, dan serat rendah glikemik.

Komentar