Rembang, SMJTimes.com – Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (Dinpermades) Rembang terus mendorong Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk melakukan sosialisasi. Sosialisasi bertujuan agar desa-desa bisa segera memiliki pendapatan asli desa.
Slamet Haryanto selaku Kepala Dinpermades Rembang mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan terkait desa yang sudah atau belum memiliki Bumdes. Pihaknya mengatakan ke depan akan dilakukan sosialisasi.
“Harapannya kita kan desa yang belum terbentuk kita adakan sosialisasi. Yang sudah ada dan belum berjalan, kita dorong,” ujarnya pada Selasa (04/01/2022).
Dengan adanya Bumdes, diharapkan dapat menambah pendapatan asli desa. Bumdes didorong untuk memberikan kontribusi di bidang masing-masing sesuai dengan potensi desa.
Berdasarkan keterangan Slamet, Kabupaten Rembang memiliki banyak potensi desa yang bisa dikelola Bumdes. Baik dari segi pariwisata, pertanian, perdagangan, dan lain sebagainya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pemetaan untuk desa-desa dengan berbagai potensinya. Nantinya pihaknya akan melakukan sosialisasi, agar Bumdes dapat segera ‘jalan’.
“Ini kan variatif. Jadi, kita petakan dulu ini. Habis itu nanti akan ada akselerasi,” ungkap Slamet.
Akselerasi akan dilakukan oleh desa yang sudah memiliki Bumdes akan tetapi kegiatannya terhenti. Sementara untuk desa yang belum memiliki Bumdes akan diberikan pembinaan.
Sementara itu, pengembangan Bumdes merupakan salah satu program yang akan dikerjakan Dinpermades Rembang di tahun 2022. Hal itu bertujuan untuk membentuk kemandirian desa.
Dalam keterangan sebelumnya pada Kamis (23/12/2021), Slamet mengatakan program kemandirian desa merupakan salah satu visi-misi Bupati yang akan didorong melalui Bumdes. (*)
Komentar