oleh

BPBD Pati Ajak Warga Disiplin Jaga Diri dan Lingkungan

Pati, SMJTimes.com – Dalam sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Pati kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Hal itu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat.

Kembali meningkatnya curah hujan di Pati membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati bergegas ajak elemen masyarakat menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar agar tidak terjadi risiko bencana alam.

Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyampaikan agar masyarakat Kabupaten Pati meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kelestarian pohon dan hutan-hutan di lereng perbukitan maupun pegunungan.

“Kepada warga masyarakat Kabupaten Pati, mari tingkatkan kewaspadaan termasuk mengantisipasi risiko terjadinya banjir. Mari tetap menjaga kelestarian hutan sebagai daerah tangkapan hujan agar tidak terjadi banjir bandang dari Kendeng maupun Muria,” pesanya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Perpanjangan PPKM Mikro, Dewan: Pandemi Cepat Selesai

Selain itu, kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan dalam hal menjaaga kebersihan, khususnya membuang sampah. Ia mengimbau supaya masyarakat tidak membuang sampah di sungai, di selokan maupun di tempat umum agar aliran air tidak terhambat.

“Masyarakat harus bijaksana dalam hal mengurangi populasi sampah. Jangan membuang sampah sembarangan. Nanti bisa terjadi banjir seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat mengurangi dahan-dahan pohon di perkampungan mereka. Terutama dahan-dahan pohon yang mulai lapuk. Ia tak ingin ada kejadian yang tidak diinginkan ketika terjadi angin kencang.

“Meminimalisir pohoh tumbang, sebaiknya dahan-dahan yang lapuk ditebangi,” ujarnya.

Ia pun menekankan agar masyarakat tidak ceroboh. Secara spesifik, ia memperingatkan agar setiap orang tidak mengoperasikan handphone ketika berteduh selama terjadi hujan lebat agar tidak terkena sambaran petir. (*)

Baca Juga :   Gedung Dewan Pati Tak Cukup Tampung Kendaraan Pengunjung

Komentar