oleh

Isi Buku Digital, Arpusda Gandeng Guru untuk Naikkan Traffic I-Pati Pintar

Pati, SMJTimes.com– Hampir setahun beroperasi I-Pati Pintar, aplikasi android literasi dari  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Kabupaten Pati hingga saat ini telah memiliki total 4 ribu koleksi buku.

Priyono Arief fandillah, Kepala Bidang Perpustakaan Arpusda Pati menyebut, jumlah tersebut terhitung masih sedikit. Ia juga mengatakan selain jumlah koleksi buku, traffic pengguna aplikasi harus ditambah.

“I Pati pintar sekitar 4 ribu koleksi buku, sedikit sekali judulnya. Ini masih sebatas tentang Pati dan literaturnya. Karena kalau kita upload buku scan risikonya copy right termasuk di ketik ulang juga kena,” katanya Priyono kepada Mitraposr.com saat ditemui dikantornya, pada Sabtu (11/12/21).

Priyono mengungkapkan tahun depan Arpusda berencana akan menambah seribu buku digital untuk I-Pati Pintar. Karena terbatasnya anggaran APBD untuk pemulihan dampak pandemi Covid-19,  untuk program pengadaan  fokus di buku digital, sementara pengadaan buku fisik ditunda hingga tahun 2022.

Baca Juga :   Hak Masyarakat Perlu Dijamin Selama PPKM Mikro Berjalan

“Karena harga buku konvensional dan digital itu berimbang.Kalau buku konvensional itu dapat buku fisik. Kalau digital ada serial number,” ujar Priyono kepada Mitrapost.com.

Buku-buku yang ada di koleksi I-Pati Pintar saat ini hanya terbatas pada buku pengetahuan umum, sosial, dan pertanian yang sering dibaca oleh masyarakat umum. Tahun depan pihaknya akan memperbanyak koleksi buku sastra dan fiksi ilmiah

Terkait traffic pengguna aplikasi, Priyono mengungkapkan sejak dilaunching penggunanya baru di angka ribuan. Oleh karenanya dalam waktu dekat Arpusda akan menggandeng forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menaikkan traffic.

Teknisnya Arpusda akan mengajak guru mata pelajaran bahasa Indonesia untuk mengunggah karya buku pribadi, buku diktat, atau buku karya MGMP ke aplikasi I-Pati Pintar.

Baca Juga :   Pengusaha Transportasi Jual Aset Sebab Terlilit Hutang

“Dan anak didik diwajibkan mencari literatur di I-Pati pintar. Harapannya, traffic viewer di I-Pati Pintar akan naik,” tandas Priyono. (*)

Komentar

News Feed