oleh

Laporan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Pusat Ditolak Polda Metro Jaya

SMJTimes.com – Terduga pelaku pelecehan seksual di KPI Pusat, EO dan RT melaporkan balik korban ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Akhirnya, Polda Metro Jaya menolak laporan terduga pelaku pelecehan seksual tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan laporan ditolak lantaran perkara yang melibatkan keduanya tengah dalam penyelidikan Polres Metro Jakarta Pusat.

“Misalnya nih saya dituduh mencuri dan sedang diproses polisi tapi saya tiba-tiba tidak terima dan saya melaporkan atas pencemaran nama baik, boleh enggak? Karena kan ini masalah belum selesai yang satu,” ujar Yusri, di Jakarta, Sabtu (11/9/2021).

Yusri menambahkan, EO dan RT dapat membuat laporan lain jika perkara pelecehan seksual yang menjeratnya telah selesai diusut. Serta keduanya terbukti tidak terlibat dalam aksi tersebut.

Baca Juga :   Akhmad Shopian Pinjam Rp 275 Juta dari Sekdis Dukcapil untuk Menata Jabatan

“Tapi, jika kasusnya berlanjut dan dia diputuskan bersalah, bagaimana mungkin bisa membuat laporan pencemaran nama baik? Kan memang sudah dinyatakan bersalah,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, pengacara EO dan RT mendatangi Polda Metro Jaya pada Jumat (10/9/2021) kemarin.

Melalui pengacaranya, kedua terduga pelaku pelecehan seksual itu ingin membuat laporan pencemaran nama baik. Namun ditolak lantaran perkara masih dalam proses penyelidikan.

Terpisah, Ketua tim kuasa hukum korban pelecehan seksual di KPI Pusat, Mehbob mengapresiasi langkah Polda Metro Jaya menolak laporan tersebut.

Mehbob menyebut, penolakan laporan tersebut menunjukkan proses hukum perkara pelecehan seksual berada di jalan yang benar.

“Kami apresiasi Polda Metro Jaya yang telah menolak laporan dari EO dan RT yang diwakili oleh pengacaranya Denny Hariatna,” ujarnya.

Baca Juga :   Kedapatan Menanam Ganja, Polisi Amankan Pria di Jaksel

“Ini sangat menunjukkan bahwa polisi bekerja secara objektif, profesional serta menjunjung tinggi konstruksi hukum perlindungan korban,” kata Mehbob. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Polda Metro Jaya Tolak Laporan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Pusat”

 

Komentar

News Feed