oleh

Mudah Lelah, Kenali Beberapa Faktor Penyebabnya

SMJTimes.com – Kadang kala seseorang merasa lelah sepanjang hari padahal sudah istirahat dengan cukup. Tak ayal, hal ini bisa mengganggu aktivitas.

Berikut ini beberapa penyebab seseorang merasa cepat lelah.

  1. Anemia

Kelelahan yang disebabkan oleh anemia adalah akibat dari kekurangan sel darah merah, yang membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan dan sel. Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi atau vitamin, kehilangan darah, pendarahan internal, atau penyakit kronis seperti rheumatoid arthritis, kanker, atau gagal ginjal.

Wanita usia subur sangat rentan terhadap anemia defisiensi besi karena kehilangan darah selama menstruasi dan kebutuhan tubuh akan zat besi ekstra selama kehamilan dan menyusui.

  1. Intoleransi makanan
Baca Juga :   Dinkes Pati Imbau Masyarakat Waspada TBC

Sensitivitas atau intoleransi makanan biasanya menyebabkan gejala seperti ruam, masalah pencernaan, pilek atau sakit kepala. Hal tersebut juga bisa memicu kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa kelelahan juga sering terjadi pada mereka yang sensitif terhadap makanan.

Jenis makanan yang bisa memicu intoleransi antara lain gluten, susu, telur, kedelai, dan jagung.

Jika Anda menduga bahwa makanan tertentu dapat membuat Anda lelah, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli alergi atau ahli diet.

  1. Kurang protein

Asupan protein yang tidak memadai dapat memicu kelelahan. Mengkonsumsi protein telah terbukti meningkatkan tingkat metabolisme. Selain membantu penurunan berat badan, ini juga dapat membantu mencegah kelelahan. Penelitian menunjukkan bahwa kelelahan dapat dikurangi dengan asam amino rantai cabang, yang merupakan bahan penyusun protein. Untuk menjaga metabolisme Anda tetap kuat dan mencegah kelelahan, usahakan untuk mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi setiap kali makan.

  1. Masalah tiroid
Baca Juga :   Dinkes Pati Perkirakan Vaksinasi Nakes Berlangsung 6 Bulan

Kelenjar tiroid berfungsi menghasilkan hormon yang mengontrol metabolisme.

Terlalu banyak hormon tiroid (hipertiroidisme) akan membuat metabolisme terlalu cepat. Sebaliknya, kekurangan hormon tiroid bisa membuat metabolisme melambat.

Hipotiroidisme bisa menyebabkan kelelahan, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, dan nyeri otot. Gejala lain hipotiroidisme antara lain penambahan berat badan karena retensi air, merasa kedinginan sepanjang waktu, menstruasi yang deras dan sering, serta sembelit. (*)

 

Komentar

News Feed