oleh

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bekuk Pelaku Pemalsuan Sertifikat Vaksinasi Covid-19

SMJTimes.com – Dua pelaku pasangan suami istri yang berinisial AEP dan TS diringkus petugas Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dua pelaku tersebut terlibat pemalsuan sertifikat vaksinasi Covid-19.

Menurut keterangan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana melalui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengungkapkan, pasangan suami-istri yang sudah jadi tersangka itu diduga berkerjasama dalam melayani jasa pembuatan surat vaksinasi secara online.

“Pelaku TS menerima rekening masuk sehingga turut serta dan penadah,” ujar David di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

David melanjutkan, tersangka menetapkan tarif sebesar Rp300.000 untuk sekali jasa pemalsuan sertifikat vaksinasi. Tersangka memasarkan jasanya melalui akun media sosial FB dengan inisial K.

Baca Juga :   Jokowi Melakukan Kunjungan Kerja ke NTT

Meski begitu, tidak semua pemesanan jasa pemalsuan sertifikat vaksin secara daring itu akan diakomodir. Tersangka akan menyaring siapa saja yang lebih meyakinkan untuk dilayani permintaan sertifikat vaksinasinya lebih dulu sebelum dilakukan pemalsuan.

Sementara itu, menurut Kapolres Pelabuhan berdasarkan pengakuan tersangka, mereka sudah memulai perbuatannya sejak April 2020 dan meraup keuntungan Rp255 juta.

“Pelaku yang seorang sarjana komputer memanfaatkan keahliannya dengan membuat dokumen palsu dan menjualnya dengan harga bervariasi hingga Rp300 ribu,” ujar Kapolres.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 35 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp12 miliar.

Baca Juga :   Pemkab Pati Belum Gelar Vaksinasi Bagi Pelajar

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Pasangan Suami Istri Pelaku Pemalsuan Sertifikat Vaksin Covid-19 Diamankan Petugas”

Komentar

News Feed