oleh

Jaga Kesehatan Masyarakat, Warga Desa Wisata Diimbau Dirikan Taman Obat

Pati, SMJTimes.com Selain dianugerahi tanah yang subur, Kabupaten Pati juga dianugerahi oleh Tuhan dengan tempat-tempat yang indah. Hamparan sawah, pegunungan serta bahari menghiasi kabupaten yang berjuluk Bumi Mina Tani.

Anugerah ini tentunya menjadi salah satu potensi untuk menarik wisatawan. Banyak destinasi-destinasi wisata yang mulai bermunculan di daerah yang juga berjuluk Kota Pensiun ini.

Salah satunya adalah desa wisata. Setidaknya ada empat desa wisata yang telah diresmikan oleh Bupati Pati, Haryanto.

Keempat desa wisata tersebut yakni Desa Talun Kecamatan Kayen yang mempunyai ratusan tambak ikan, Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu dengan potensi wisata mangrove, Desa Bageng Kecamatan Gembong yang memiliki perkebunan Jeruk Pamelo serta Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal sebagai desa wisata pancasila.

Baca Juga :   Performa Kurang Baik, Persipa Pati Akan Coret Pemainnya

Meskipun sudah menjadi desa wisata, desa-desa ini juga harus terus menggali potensi wisata lainnya agar tetap eksis dan semakin dilirik oleh para wisatawan.

Maka dari itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati mendorong masyarakat desa wisata ini menjadikan halaman rumah sebagai taman obat keluarga atau toga.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Tradisional Dinkes Kabupaten Pati, Heni Rahmawati, selain dapat memperindah dan mempercantik desa-desa wisata, taman obat keluarga ini juga dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan yang alami.

“Kita dorong Desa Jrahi agar bisa mengkayakan desa wisata dengan tanaman-tanaman obat keluarga yang ditata dan menjadi taman yang indah serta menjaga kesehatan masyarakat,” kata dia saat melakukan sosialisasi di Desa Jrahi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Satu Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wedarijaksa Zona Merah Lagi

Sementara itu, salah satu warga Jrahi, Dyah Puji Astuti menyambut baik gagasan Dinkes Pati ini. Pemuda yang mempunyai UMKM olahan tanaman dan obat tradisional ini mengaku sudah mencoba membuat taman obat keluarga di halaman rumahnya.

“Ini sudah ada, tapi mungkin sebelumnya belum tertata dengan baik,” ujar Owner Omah Gesang ini. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Masyarakat Desa Wisata Didorong Kelola Taman Obat Keluarga”

Komentar

News Feed