oleh

Ketahui Mitos Seputar Asam Urat yang Tak Patut Dipercaya

SMJTimes.com – Penyakit asam urat sering kali menyerang banyak orang. Umumnya, penyakit asam uray diasebabkan dari tingginya kadar asam urat dalam darah.

Penumpukan asam urat bisa membentuk kristal sendi sehingga memicu nyeri dan pembengkakan. Tak hanya pada persendian, kristal asam urat juga bisa terbentuk di ginjal dan saluran kemih. Pasien dengan asam urat harus segera memperoleh pengobatan yang tepat.

Baca juga: Misterius, Penampakan Gumpalan Merah Besar Muncul di Laut Washington

Beberapa mitos beredar seputar penyakit asam urat.

  1. Menyerang jempol kaki

Salah satu yang banyak dipercaya adalah penyakit asam urat hanya menyerang jempol kaki. Serangan asam urat paling umum pertama kali terjadi di jempol kaki. Namun, asam urat bisa memengaruhi semua sendi termasuk tangan, siku, lutut, dan pergelangan kaki.

  1. Asam urat sama dengan radang sendi

Mengutip laman American Kidney Fund, asam urat tidak sama dengan radang sendi atau arthritis. Penyakit asam urat merupakan salah satu tipe radang sendi.

Radang sendi terdiri dari banyak tipe. Berdasarkan penyebabnya radang sendi dibagi menjadi osteoarthritis (akibat penipisan tulang rawan), rheumatoid arthritis (akibat penyakit autoimun), dan gout arthritis (akibat penumpukan asam urat).

Baca juga: Sistem Kecerdasan Buatan Bisa Tampilkan Gambar Isi Pikiran Manusia

  1. Hanya terjadi pada laki-laki

Faktanya, laki-laki memang cenderung memproduksi asam urat lebih tinggi daripada perempuan. Namun, mengutip  Rheumatology Advisor, bukan berarti fakta ini membuat penyakit asam urat hanya eksklusif pada laki-laki.

  1. Konsumsi produk susu meningkatkan risiko asam urat

Mereka yang memiliki penyakit asam urat kerap diingatkan untuk menghindari produk susu. Namun, sebuah studi memberikan fakta sebaliknya. Studi menunjukkan, asupan produk susu rendah lemak berefek pada penurunan asam urat sedang.

Baca juga: Waspada Modus Penipuan Shopee Pay, Jangan Bocorkan Kode OTP

  1. Disebabkan kelebihan produksi asam urat

Hodkinson mengatakan bahwa banyak orang melaporkan masalah asam urat akibat kelebihan produksi asam urat. Lebih dari 90 persen penderita asam urat membuang terlalu sedikit asam urat dari ginjal.

  1. Makanan tinggi asam akibatkan asam urat

Selain produk susu, ada juga yang mengatakan bahwa konsumsi makanan asam dapat meningkatkan risiko asam urat. Namun, Hodkinson menegaskan bahwa makanan asam seperti tomat atau jeruk tidak menimbulkan atau memperburuk asam urat.

  1. Diet yang seimbang akan memulihkan asam urat

Memiliki penyakit asam urat membuat orang harus memperhatikan asupan makanan. Pasien harus menghindari pola makan terlalu banyak konsumsi daging, makanan laut, dan alkohol. Upaya seperti ini diketahui memang diketahui dapat menurunkan kadar asam urat. Namun, pasien tetap harus menjalani pengobatan secara teratur.

 Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *